|| PUSAT PEMESANAN & KONSULTASI DE NATURE || WA/SMS : 0858 - 7706 - 2008 / 24 JAM SETIAP HARI ||


Obat Rematik & Asam Urat Alami De Nature

Ketahulah Rematik & Asam Urat adalah 2 penyakit yang sangat populer di tengah masyarakat, tidak ketinggalan di kota Semarang. Bahkan hampir di seluruh Indonesia, penderita penyakit ini sangat tinggi. Obat rematik dan asam urat alami de nature di Semarang ini kami rekomendasikan untuk anda yang sedang menderita penyakit tersebut.


Bagi anda yang belum melakukan pengobatan ke klinik atau ke tempat yang sejenisnya atau bahkan bagi anda yang sudah melakukan pengobatan namun tak kunjung sembuh. Kami De Nature Indonesia menawarkan solusi dengan ramuan herbal / alami dalam bentuk kapsul dan dalam bentuk minyak sebagai sistem pengobatan rematik & asam urat dari dalam dan luar.

Produk Obat Herbal De Nature telah sangat populer di jagat Internet atau di media online, karena memang De Nature memasarkan produknya melalui sistem tersebut. Produk kami memiliki legalitas  yang sangat memadai karena sudah terdaftar resmi di BPOM RI, Bersertifikat MUI, Serta bersertifikat Internasional ISO 9001-2015. 

Kembali kemasalah penyakit Rematik dan Asam urat, banyak di kalangan masyarakat kurang begitu memahami apa itu penyakit Rematik dan Penyakit Asam Urat, untuk dapat memahami tentang kedua penyakit tersebut, silahkan anda simak penjelasan berikut.

Rematik & Asam urat

Rematik adalah penyakit yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atau persendian yang mengalami peradangan dan pembengkakan. Rematik terdiri atas berbagai jenis dan bisa menjangkiti persendian mana pun pada tubuh.

Solusi Rematik De Nature : 0858 7706 2008


Terdapat lebih dari 100 jenis rematik dan namun kami hanya akan membahas beberpa saja, yang paling umum terjadi.

Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis atau artritis reumatoid adalah kondisi ketika kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan-jaringan sendi. Akibatnya, sendi-sendi yang terserang akan mengalami peradangan dan menimbulkan gejala seperti berikut:
  • Sendi menjadi bengkak karena cairan yang menumpuk
  • Terasa kaku, terutama pada pagi hari atau setelah lama tidak digerakkan
  • Merah dan terasa panas
  • Terasa sakit akibat peradangan yang aktif

Rheumatoid arthritis yang terus berkembang bisa menyebabkan kerusakan dan perubahan bentuk permanen pada sendi. Akibatnya pergerakan sendi mulai terbatas dan fungsi sendi bisa hilang sepenuhnya.

Selain pada sendi, rheumatoid arthritis juga bisa menyebabkan gejala-gejala lain, seperti kelelahan, demam, nyeri otot dan nafsu makan yang berkurang. Rheumatoid arthritis juga bisa berkembang di luar persendian tubuh dan menyerang organ lain seperti mata, kulit, ginjal dan jantung.

Diagnosis rheumatoid arthritis akan dilakukan dokter berdasarkan gejala, perubahan fisik pada sendi, dan pemeriksaan medis seperti berikut:
  • X-ray untuk memeriksa sendi dan tulang di sekitarnya.
  • Tes darah untuk memeriksa jika tubuh benar sedang mengalami peradangan dan untuk memeriksa keberadaan faktor reumatoid yang muncul pada sebagian penderita rheumatoid arthritis.
  • Ultrasound untuk melihat dalam sendi.
  • MRI scan untuk meneliti sendi lebih lanjut dengan gambar yang lebih detail dan jelas.

Pada umumnya penyakit ini tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, tapi dengan pengobatan yang tepat, gejala serta perkembangannya bisa membantu penderita tetap hidup produktif.

Osteoartritis

Osteoartritis adalah penyakit persendian yang menimbulkan rasa sakit dan terbatasnya pergerakan sendi, serta seiring waktu bisa menyebabkan kerusakan tulang rawan. Penyakit ini bisa menjangkiti berbagai macam persendian, namun persendian yang paling sering terkena dampaknya adalah jari, leher, kaki, pinggang, lutut, dan pinggul. Penuaan atau bertambahnya usia merupakan faktor umum terjadinya osteoartritis. Beberapa gejala osteoartritis yang memengaruhi persendian adalah sebagai berikut:
  • Persendian terasa sakit, terutama saat berjalan.
  • Persendian menjadi tidak stabil, terasa kaku, dan membengkak.
  • Jika disentuh, persendian akan terasa hangat.

Selain itu, osteoartritis juga dapat menyebabkan melemahnya otot dan bisa berdampak pada kehidupan sehari-hari, seperti mengalami kesulitan untuk membungkuk, memakai pakaian, duduk, dan bahkan menggenggam objek.

Diagnosis osteoartritis dilakukan dengan pemeriksaan fisik dan tes medis. Dokter kemudian akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan seperti berikut:

  • Tes darah untuk mengetahui jika ada penyebab lain terjadinya nyeri sendi.
  • X-ray untuk melihat taji tulang di sekitar persendian.
  • Analisis cairan persendian untuk memeriksa apakah nyeri yang muncul diakibatkan oleh infeksi atau kristal asam urat.
  • MRI untuk melihat jaringan lunak, tulang dan tulang rawan secara lebih rinci.
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren adalah penyakit sistem kekebalan tubuh yang keliru menyerang jaringan yang sehat dan menyebabkan peradangan. Penyakit ini lebih sering diderita oleh wanita dibandingkan pria, namun penyebab terjadinya sindrom Sjogren masih belum diketahui. Kondisi ini bisa terjadi sendiri, tapi bisa juga muncul bersama dengan penyakit sistem kekebalan tubuh lainnya, seperti lupus dan rheumatoid arthritis. Di bawah ini adalah beberapa gejala sindrom Sjogren:

  • Kelenjar yang terdapat di dalam mulut tidak memproduksi air liur yang cukup sehingga membuat mulut terasa kering.
  • Mata terasa perih dan teriritasi.
  • Kelenjar parotid yaitu salah satu kelenjar air liur, mengalami pembengkakan.
  • Kurangnya produksi air mata oleh kelenjar yang ada di dalam mata membuat mata terasa kering.
  • Sariawan.
  • Kesehatan gigi dan gusi yang terganggu.
  • Selain itu gejala sindrom Sjogren yang lebih jarang terjadi adalah organ dalam yang terganggu dan persendian terasa kaku serta sakit.
Sindrom Sjogren dapat didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan fisik dan beberapa tes lanjutan seperti berikut:
  • Tes darah untuk mengetahui apakah sindrom Sjogren sudah berdampak pada sistem kekebalan tubuh dengan cara memeriksa keberadaan antibodi anti-La dan anti-Ro.
  • Tes Schirmer dan tear break-up time untuk memeriksa dan mengukur seberapa efektif kelenjar air mata dalam memproduksi air mata.
  • Tes produksi rata-rata air liur untuk melihat apakah jumlah air liur yang diproduksi di bawah batas normal.
  • Biopsi atau pemeriksaan sampel jaringan kecil dari bibir bagian dalam untuk memeriksa apakah ada sejenis sel darah putih yang disebut limfosit terdapat di dalam jaringan. Ini bisa menandakan sindrom Sjogren.
Asam Urat

Penyakit asam urat atau gout adalah sejenis penyakit sendi yang terjadi akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Pada kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan keluar melalui urine. Tetapi dalam kondisi tertentu, tubuh dapat menghasilkan asam urat dalam jumlah berlebih atau mengalami gangguan dalam membuang kelebihan asam urat, sehingga asam urat menumpuk dalam tubuh.

Penumpukan asam urat akan membentuk kristal di sendi, yang dapat memicu nyeri dan pembengkakan di berbagai sendi tubuh. Meskipun umumnya terbentuk di sendi, kristal asam urat juga bisa terbentuk di ginjal dan saluran kemih. Kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi ginjal atau menyebabkan batu saluran kemih.

Walaupun disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia), tidak semua penderita hiperurisemia terserang penyakit asam urat. Faktanya, hanya 1/3 penderita hiperurisemia saja yang mengalami penyakit ini.

Gejala Asam Urat

Gejala penyakit asam urat umumnya berupa nyeri sendi mendadak dalam waktu singkat (akut), kemudian hilang dalam beberapa hari, dan muncul lagi setelah 6 atau 12 bulan. Dalam beberapa kasus, penderita penyakit asam urat mengalami gejala kronis, akibat serangan asam urat berulang yang terjadi dalam kurun waktu yang lama.

Pada asam urat akut, nyeri hanya terjadi pada satu atau beberapa sendi, seperti di jempol kaki, lutut, atau pergelangan kaki. Gejala akan terasa parah selama 2 hari pertama, dan bisa berlangsung hingga 10 hari. Umumnya penderita akan merasakan nyeri hebat yang muncul mendadak saat malam hari. Selain itu, sendi yang terasa nyeri akan terlihat merah, bengkak, dan akan sangat sakit meski hanya tersentuh sedikit. Beberapa penderita asam urat akut juga mengalami demam selama nyeri menyerang.

Sedangkan pada asam urat kronis, gejala yang muncul adalah nyeri disertai radang sendi yang terjadi berulang, dan bisa mengakibatkan kerusakan sendi permanen, di mana sendi tidak bisa bergerak normal. Selain di ibu jari kaki, nyeri juga terjadi pada banyak sendi di tubuh, seperti siku, jari dan pergelangan tangan, serta tumit.

Penyebab Asam Urat

Purin adalah zat yang secara alami dihasilkan tubuh, tapi juga terdapat di beberapa jenis makanan. Untuk mengurai zat purin, tubuh akan secara alami menghasilkan asam urat. Sebagian besar asam urat dibuang melalui urine, dan sebagian lainnya dibuang melalui feses.

Pada penderita penyakit asam urat, kadar asam urat dalam tubuh melebihi batas normal. Kondisi ini bisa terjadi bila tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat, atau tubuh sulit membuang kelebihan asam urat.

Bila berlangsung dalam waktu lama, asam urat yang menumpuk dalam tubuh dapat membentuk semacam kristal tajam di sendi, sehingga menimbulkan nyeri, radang, bahkan pembengkakan.

Faktor Risiko Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat lebih sering menimpa pria, terutama dalam rentang usia 30-50. Meski demikian, wanita juga dapat mengalami penyakit ini, terutama setelah masa menopause.
Beberapa faktor lain yang dapat memicu naiknya kadar asam urat dalam darah adalah:
  • Memiliki keluarga yang juga menderita penyakit asam urat.
  • Baru saja mengalami cedera atau menjalani operasi.
  • Mengonsumsi makanan dengan kandungan purin tinggi, seperti daging merah, jeroan hewan, dan beberapa jenis hidangan laut (misalnya teri, sarden, kerang, atau tuna).
  • Mengonsumsi minuman beralkohol dan minuman tinggi gula.
  • Menggunakan obat, seperti diuretik, aspirin, ciclosporin, dan beberapa obat kemoterapi.
  • Memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit tiroid, kolesterol tinggi, leukemia, anemia, sleep apnea, hipertensi, dan obesitas.
Semoga penjelasan tersebut yang telah kami sampaikan kepada anda memberikan manfaat dan menambah pengetahuan anda semua. Kami telah mengutip dari sumber yang terpercaya untuk bisa memberikan pencerahan pada anda.

Berikut kami rekomendasikan obat rematik dan asam urat alami De Nature, untuk anda yang sedang mengalami penderitaan penyakit tersebut. 

Paket Obat rematik dan Asam urat De Nature

Seperti yang sudah kami singgung di atas bahwa paket obat Rematik dan Asam Urat De Nature yaitu dalam bentuk kapsul dan minyak oles yang berguna untuk membantuh menyembuhkan penyakit tersebut dari dalam dan dari luar.
Paket Kapsu terdiri dari :
  • Kapsul RheomaStop @ 50 butir / botol.
  • Kapsul SamuraGo @ 50 butir / botol.
  • Kapsul Habatop @ 50 butir / botol.
  • Dan Minyak Urut Sutana De nature
Paket Obat Alami Rheumatik


Paket Obat Alami Asam Urat



 

SEMOGA MENEMUKAN KECOCOKAN DENGAN HERBAL DE NATURE
KAMI HANYA PERANTARA UNTUK KESEMBUHAN ANDA
KESEMBUHAN MILIK TUHAN YANG MAHA KUASA
MAKA JANGAN LUPA ANDA BERDO'A
DAN PERBAIKI SEMUANYA
DE NATURE INDONESIA
SELALU SIAP 
MEMBANTU
ANDA


Share: